Cara Membersihkan Najis di Lantai Rumah dengan Tepat

Membersihkan najis di lantai rumah memiliki kekhususan dalam Islam. Najis atau kotoran, yang bisa mengganggu kelancaran sholat, memerlukan perlakuan yang berbeda sesuai jenisnya. Najis bisa disucikan dengan berbagai cara, ada yang cukup dengan air atau membutuhkan tanah untuk membersihkannya.

Kucing, hewan peliharaan yang disukai Rasulullah, tidaklah najis melalui air liurnya, tetapi tinja dan air kencingnya termasuk dalam kategori najis. Hal ini termasuk dalam golongan najis sedang atau najis mutawwasithah, seperti beberapa jenis kotoran hewan lainnya serta kotoran manusia dan sejumlah benda yang diharamkan.

Kunjungi juga: laundry jok mobil tangerang

Membersihkan najis akibat tinja kucing bisa dilakukan dengan menggunakan pasir yang menyerap kotoran. Setelahnya, bersihkan area tersebut hingga bebas dari bau dan kotoran dengan kain basah. Sementara untuk bekas air kencing yang sudah kering, disiram dengan air mengalir dan disikat hingga bersih.

Untuk lantai keramik atau ubin yang permukaannya licin, membersihkan najis bisa dilakukan dengan mengusap menggunakan kain bersih. Hindari menyiram air kencing kucing yang masih mengambang, karena dapat membuatnya menyebar. Mengetahui cara membersihkan najis di lantai rumah secara tepat memastikan kebersihan dalam beribadah, karena kesucian dari najis adalah syarat sah dalam sholat.

Tentunya! Melalui aturan Islam, membersihkan najis di lantai rumah mengacu pada pentingnya menjaga kesucian untuk melaksanakan sholat. Najis dibagi dalam beberapa kategori, dari yang terlihat dan tercium baunya hingga yang tidak terlihat atau terdeteksi secara visual.

Kunjungi juga: laundry karpet tangerang

Penting untuk memahami bahwa perawatan area yang terkena najis kucing memerlukan perhatian khusus, terutama karena kebiasaan mereka yang buang air di area rumah. Penggunaan pasir sebagai penyerap tinja adalah langkah cerdas dalam membersihkan, diikuti dengan pembersihan menyeluruh dengan kain basah untuk memastikan tidak ada bekas.

Sementara untuk bekas air kencing yang mengering, penyiraman dengan air mengalir dan penyikatan adalah cara terbaik untuk membersihkannya. Untuk lantai keramik atau ubin yang licin, penggunaan kain bersih untuk membersihkan permukaan adalah metode yang efektif.

Mengingat pentingnya menjaga kebersihan dari najis, pemahaman tentang syarat kebersihan dalam Islam membantu dalam menjaga lingkungan rumah tetap suci dan memfasilitasi pelaksanaan ibadah sholat.